Mutiara Rimba Sendawar


Tak kenal maka tak sayang. Demikian kata pepatah tua, sehingga kita benar – benar dapat memahami apa, siapa, dan bagaimana tentang segala hal. Termasuk pula dalam memilih seorang pemimpin.

Perjalanan karir seorang Rama Alexander Asia yang diawali sebagai PNS pada tanggal 1 September 1964, telah melalui banyak pengalaman karir kepemimpinan dan pendidikan, baik di dalam maupun di luar negeri.

Kepemimpinan Rama A. Asia di Kutai Barat dimulai pelantikan Pejabat Bupati Ir. Rama A Asia pada tanggal 12 Oktober 1999 di Jakarta. Kemudian menjadi Bupati terpilih pada tahun 2001 sampai dengan 2006.

Banyak pihak menilai, komitmen terhadap misi pembangunan bagi kabupaten baru ini  menunjukkan hasil yang sangat membanggakan. Dengan segala bentuk keterbatasan yang ada, Kabupaten Kutai Barat berhasil memiliki Landmark barunya berupa Kompleks Perkantoran Kabupaten yang megah dan asri. Demikian pula pembangunan dan pembukaan akses menuju kampung – kampung untuk mengatasi isolasi geografis, berlangsung dengan sukses tanda kendala yang berarti.

Suatu langkah besar untuk kabupaten baru dengan gaya kepemimpinan “kebapakan” yang peduli terhadap kepentingan masyarakat umum dari berbagai lapisan dan menjauhkan diri dari unsur KKN (Korupsi Kolusi dan Nepotisme) telah membuahkan hasil dimana Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2005 menganugerahkan SATYALENCANA PEMBANGUNAN atas prestasinya dalam pembangunan Kabupaten Kutai Barat.

Akan sulit dibayangkan apabila dalam kondisi yang serba terbatas ini, dimana kabupaten baru ibarat bayi yang baru lahir yang masih membutuhkan bimbingan dan suri tauladan dari “sang ayah” untuk memperkuat pilar – pilar ekonomi, politik, sosial, dan budaya bagi pencapaian kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat tanpa perkecualian.

Naif, apabila ternyata kita tidak mampu mengenali kepada siapa carut marut dan kendala – kendali kepemimpinan ini haru diberikan. Saat ini, rumput bergoyang pun sudah faham kepada siapa dia akan memandatkan kisah hidupnya yang menghijau.

Berikut adalah Biodata RAMA A ASIA

Nama                                                    : IR. RAMA ALEXANDER ASIA

Tempat / Tanggal Lahir                  : Damai, 17 September 1945

Nama Isteri                                         : Eva J. Asia

Nama Anak                                         : Evy C. Asia Yudhi Fani

                                                                  Ronald E. Asia

                                                                  Buyung Asia

                                                                  Nina V. Asia

 

Pendidikan:

Sarjana Pertanian UNSOED, tahun 1975

 

Riwayat Pekerjaan

·         Diangkat menjadi PNS, 1 September 1964

·         Kepala Dinas Pertanian Kecamatan Damai 1965 – 1966

·         Kepala Bagian Ekonomi Dinas Pertanian Kabupaten Kutai 1971 – 1972

·         Kepala Dinas Pertanian kabupaten Kutai 1975 – 1977

·         Staf Dinas Pertanian Propinsi Kaltim sebagai counterpart Proyek Kerjasama Indonesia – Jerman 1978 – 1981

·         Kepala Sub Dinas Bina Program, Dinas Pertanian Propinsi Kaltim 1981 – 1984

·         Kepala Bidang Ekonomi, Bappeda Propinsi Kaltim 1985 – 1988

·         Wakil Ketua BKPMD Propinsi Kaltim 1988 – 1999

·         Pejabat Bupati Kutai Barat 1999 – 2001

·         Bupati Kutai Barat 2001 – 2006


Kursus - Kursus:

Sejak tahun 1978 telah mengikuti berbagai kursus, antara lain:

·         Goal Oriented Project Planning, GTZ, 1980

·         Management Development Seminar, The Asian Institute of Management, 1983

·         Agricultural Project Planning, University of Bradford, England, 1984

·         Beberapa pelatihan Perencanaan dan Manajemen di UI dan UGM, 1984 – 1985

·         ZOPP Moeration Technique, Chaam, Thailand, 1992

·         Diklat Spamen, Lembaga Administrasi Negara, 1995

 

Simposium dan Seminar:

Sejak tahun 1975 – 2001 telah mengikuti berbagai symposium dan seminar, antara lain:

  • Seminar on operationalization fo community participation in forestry development, World Bank, Jakarta, 1993
  • Pembicara pada Dialog/ Lokakarya Nasional Pengelolaan SDA, Jakarta, 2000
  • Pembicara pada Dialog Nasional Kehutanan, Jakarta, 2000
  • Dialog Interaktif Pembangunan Pertanian berbasiskan Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta, 2001
  • Lokakarya bantuan Program USAID, Samarinda, 2001

 

Pengalaman Berorganisasi:

  • Ketua Dewan Pengurus Yayasan Kutai Membangun, 1990 – 1999
  • Ketua Badan Pelaksana Harian PDKT, Samarinda, 1994 – 1999
  • Wakil Ketua Tim Reformasi Kehutanan dan Perkebunan Kalimantan Timur, Samarinda, 1999 – 2006
  • Wakil Ketua UmumForum Komunikasi Lingkungan Hidup, Kalimantan Timur, 1999 – 2000
  • Anggota Komite Daerah Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Kalimantan, Balikpapan, 1990 – 2000
  • Counterpart tim ahli kerja sama GTZ – Indonesia, 1978 – 1990
  • Konsultan pada Integrated Forest Fire Management Project, Kerjasama RI – GTZ Germany, 2998 – 1999
  • Anggota Delegasi Kelompok Kerja Sos-Ek, Malindo, 1998 – 1999
  • Anggota Asosiasi Moderator Indonesia, Jakarta, 1995 – sekarang

 

Pengalaman ke Luar Negeri:

  • Mengikuti kursus di University of Bradford< ingris, 1984
  • Mengkuti pelatihan di Chaam, Thailand, 1994
  • Mengikuti kunjungan dinas ke Jerman, Prancis, Belanda, Italia, Swiss, Belgia, 1994
  • Mengikuti kunjungan Gubernur ke Jerman dan Belanda, 1988
  • Mengikuti berbagai pertemuan working group Brunai ke Brunai, Indonesia, Malaysia, The Philipines East Asean Growth Area, sejak terbentuknya kerja sama BIMP-EAGA, sampai tahun 1999
  • Mengikuti kunjungan promosi ke Nothern Territory, Autralia, 1999
  • Ketua rombongan Sos-Ek Malindo, 2003
  • Anggota rombongan Gubernur untuk kunjungan ke Thailand (2003) dan Malaysia (2004)
  • Undangan Pemerintah Jepang, 2003
  • Ketua rombongan perjalanan rohani Kuati ke Yerusalem, 2004

 

Tanda Penghargaan Adat:

  1. Pemangku Adat Ohong Kenohan dari Suku Dayak Kamping, Muara Nayan, Tanjung Isuy, Kecamatan Jempang, 2002
  2. Tatau Sangkar Wayat, Gelar dari Senkereng, Bangsawan Tunjung Benuaq, Barong Tongkok, 2002
  3. Anyeg Haling Ubung Go, gelar bangsawan dari Suku Dayak Kayan di Kampung Long Melaham, 2002
  4. Ubung Belah Ketirah Najaaq, gelar kehormatan dari masyarakat Kampung Memahaq Tboq, Kecamatan Long Hubung, 2004
  5. Jalung Belubung, gelar kehormatan dari masyarakat Kampung Rukun Damai, Kecamatan Long Bagun, 2004

 

Tanda Penghargaan Pemerintah Republik Indonesia

Tanda Kehormatan Satya Lencana Pembangunan tahun 2005 dari Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono.